22 Februari 2015

Celengan Ceria

0

kelompok kelinci, kupu-kupu dan singa


Kelas rumah belajar ichi 22 feb 2015

Minggu pagi ini ruangan kelas kami sudah mulai didatangi oleh adik-adik sejak pukul 9. Walaupun kakak pengajar belum datang, mereka sudah biasa menggunakan ruang itu sebagai tempat bermain.


Kakak pertama yang datang adalah kak Mira. Keterlambatan  kakak lain yang cukup lama membuat kak Mira kewalahan mengatur adik-adik aktif yang jumlahnya lebih dari 20 orang ini, dan rata-rata bertingkat dibawah kelas 3 SD. Kak Irma lalu datang juga, serta kakak baru yaitu kak Reza dan temannya. Karena kegiatan hari ini adalah berkreasi membuat celengan, maka Kak Mira mengajak para adik untuk membantu mengumpulkan botol aqua sedang disekitar kampung Bina Warga. Botol tersebut akan dihias menjadi celengan sederhana.

Kedatangan rombongan kak Lina dan kawan-kawan membuat kelas semakin riuh dan ramai. Semua adik bersalaman termasuk dengan kakak-kakak baru seperti kak Reza, kak Naomi dan kak Bocha. Selagi kak Ken, kak Mei dan beberapa adik remaja mempersiapkan botol dan peralatan, adik-adik lain dikumpulkan menjadi lingkaran, dan kami bermain interaksi. 

Kemudian setelah itu, kelompok diperkecil agar memudahkan kendali dan bantuan kakak pengajar. Kak Satu melingkarkan kelompok yang terdiri dari Bagus, Lintar, Sasi, Saskia, Wulan dan Farah. Agar tidak menambah volume suara yang sudah ramai, kak Satu mengajak mereka untuk bermain tebak-tebakan dengan syarat menjawab dengan berbisik. Mereka dengan mudah mengikuti aturannya sehingga disekitar area kami duduk, suaranya sangat minim.

Kegiatan membuat celengan sederhana yang dipandu Kak Ken berjalan dengan ceria dan menarik. Semua adik sibuk dengan kertas dan botol bagi kelompoknya, meminjam gunting ke sana-sini dan memainkan lem dengan jarinya untuk menempelkan kertas pada botol. Adik yang lebih kecil terlihat memperhatikan adik yang lebih besar dalam membuat celengan.

celengan sudah jadi


Karena kegiatan ini dimulai sedikit terlambat dan ternyata menyita waktu lebih dari yang kami perkirakan, kami baru selesai bermain dan belajar sekitar pukul 1230. Dimana beberapa adik dipanggil ibunya, karena memang sudah jam makan siang. Kelas pun disudahi dan para kakak melakukan evaluasi. Ups ternyata ada juga adik yang ikut rapat evaluasi lho. Misalnya Bani, si kecil yang suka sekali berbicara. Puput juga ikut dan memberikan beberapa masukan.

” Yang kurang baik hari ini..kakaknya datangnya telat kak!” katanya polos.

Terima kasih adik-adik, dan kakak-kakak yang mengajar hari ini !

/SCL

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.